Cinta



Laksana angin yang menerpa
Ia ada, dapat disentuh dengan rasa
namun tak sepenuhnya kau mampu menggenggamnya

Seperti bau yang melintas
menyentuh hidung kita, memberi warna, membangkitkan citarasa
kemudian fana

cinta......
seperti birunya laut dan ketenangannya
namun tak pernah sepenuhnya kau ketahui kedalamannya
Ia ada
kerana Ia adalah karunia
untuk seluruh butiran debu yang bernama ' manusia '
kau mengatakannya,
sebagaimana aku dan siapapun mengucapkan
sehari hari
berkali kali
meski dengan pemahaman yang nisbi

Cinta......
semakin engkau memperkosa
semakin pula ia kehilangan makna
semakin kau biarkan
semakin mengajakmu jauh melayang dalam lintasan tipu daya

Cinta
ajaklah ia
meniti bersama melangkahi waktu
sampai pada titik dewasa dan kau berkata
' Oooo   ini kamu ya: Cinta '

                                                              Tegal , 04/05/12

0 komentar:

Posting Komentar

 

Goresan Pena Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger